Sertifikasi Asesor KKPI: Hari Ketiga

Presentasi ternyata sudah langsung dimulai jam 07.30 WIB, sebagaimana pemberitahuan kemarin sore. Saat saya datang, ternyata Pak Ikhlas sudah maju berpresentasi, atau ini berarti giliran ke-2. Jadi sepertinya – kalau tidak salah – saya datang agak terlambat🙂

Pak Azany yang maju giliran pertama, mengatakan bahwa ada kesulitan menghubungkan LCD projector dengan laptop-nya. Meski sudah di-restart berulang kali, tetap tidak terkoneksi juga. Gambar tidak tampil di layar. Sehingga beliau memutuskan mundur dulu, dan Pak Ikhlas yang maju. Di belakang saya, ada Bu Siswati dan Pak Rafi yang memberikan penilaian.

Selesai giliran Pak Ikhlas, yang sempat mengalami kesulitan koneksi antara laptop dengan LCD Projector, Pak Azany kembali maju. Pak Rafi sempat memberi bantuan untuk menampilkan gambar ke layar. Berlanjut lagi dengan giliran berikutnya, termasuk saya yang maju giliran ke-5, sesudah Bu Anggun, dan disusul oleh Pak Asep. Demikian seterusnya hingga istirahat siang.

Selepas makan siang dan sholat, presentasi kembali dilanjutkan. Tinggal beberapa peserta lagi.

Usai sesi ini, para penguji memberikan beberapa masukan, antara lain:

  1. Presenter hendaknya rileks dalam membawakan presentasi.

    Suasana presentasi itu sendiri cukup tegang. Banyak peserta yang grogi – salah satunya saya🙂 . Bukan bermaksud “membela diri”🙂 , tapi ini tak lebih karena merupakan ujian praktek modul ke-6, yang notabene harus memperoleh nilai minimal 90 untuk tidak mengulang.

  2. Latar belakang gambar yang tidak kontras dengan tulisan di presentasi.

    Banyak tulisan yang menjadi “kabur” karena tertutup oleh gambar di latar belakang. Warnanya “senada”.

  3. Tidak ada identitas nama presenter di slide pertama.

    Saya pikir ini karena kekurangcermatan dan ketergesa-gesaan dalam penyusunan slide presentasi.

  4. Manajemen waktu.

    Bahwa seharusnya presentasi itu diawali dengan pembukaan, dan ditutup dengan umpan-balik ke peserta (antara lain berupa tanya-jawab atau sekedar penawaran untuk mengulangi beberapa bagian presentasi yang kurang dipahami). Seluruh bagian presentasi ini juga hendaknya disesuaikan dengan waktu yang disediakan (untuk kali ini 10 menit per peserta).

  5. Perlu ada pemisahan antara presentasi dengan handout bagi peserta.

    Pada intinya, jangan memindahkan isi seluruh catatan ke dalam slide. Presentasi seharusnya hanya berisi hal-hal penting secara umum saja. Pengembangannya disampaikan oleh presenter secara lisan, dan untuk pendalamannya diberikan dalam bentuk handout yang dibagikan ke peserta.

Nah ini yang menegangkan. Berikutnya adalah ujian modul 1 s/d 3 secara serempak! Sesi ini dipandu oleh Bu Siswati dan Bu Endah. Di meja depan sudah tersedia sebuah printer HP dan scanner Canon. Lengkap dengan CD driver dan asesori pendukungnya. Teknis ujiannya diatur secara bergiliran sebagai berikut:

  1. Modul 1.

    Ujian ini dilakukan di masing-masing meja peserta. Menggunakan software TypingMaster, peserta diminta untuk membuka salah satu file test dan mengetiknya hingga selesai dalam waktu 2 menit. Dua tolok ukur penilaian: Kecepatan (dalam WPM – Words Per Minute) dan Akurasi (dalam %).

  2. Modul 2.

    Ujian ini juga dilaksanakan di masing-masing meja. Peserta diminta untuk: melakukan sharing salah satu folder di komputer, mengatur sharing printer lokal di jaringan, mengubah setting regional komputer ke format Indonesia, dan mencetak sebuah dokumen lewat printer yang terkoneksi di jaringan. Seluruh proses ini langsung diamati dan dicatat oleh penguji.

  3. Modul 3.

    Sementara beberapa peserta diuji di masing-masing meja, dua peserta lainnya maju ke meja depan untuk melakukan instalasi perangkat keras. Seorang meng-install driver printer, lalu mencetak Test Page. Seorang lagi meng-install driver scanner, dan memindai kartu identitas (SIM atau KTP) dalam format JPG. Proses ini langsung dinilai oleh penguji. Kecepatan proses instalasi, menjadi salah satu tolok ukur penilaian.

Tanpa ada jeda, satu jam terakhir digunakan untuk ujian modul 4. Aplikasi Pengolah Kata. Dalam kurun waktu tersebut, peserta harus mengetik dua buah dokumen. Satu diantaranya berupa surat massal, untuk 4 orang penerima surat. Seluruh dokumen hasil akhir dikirimkan lewat jaringan ke suatu nomor IP, ke dalam folder berupa nama masing-masing peserta.

Saya merasakan – dan mungkin demikian juga peserta lainnya – hari ini cukup menegangkan dan melelahkan. Ujian? Capek, deh…😀

Daftar arsip:

No. Deskripsi Foto/Gambar File
1. Hasil Ujian Praktek – Mengetik 10 Jari TypingMaster
2. Hasil Ujian Praktek – Aplikasi Pengolah Kata Hasil Ujian
3. Foto Ujian Praktek Presentasi Pak Ikhlas, Saya, Pak Asep, Pak Indra, Pak Lukman, Pak Sujono, Pak Marsefel.
4. Foto Peserta Presentasi Suasana Kelas

One Post Per Day


Tag: , ,

2 Tanggapan to “Sertifikasi Asesor KKPI: Hari Ketiga”

  1. Sandy Martsanto Says:

    Waduh…..storynya bagus buanget pak….tapi sayang kapan lagi ya..kita bisa bertemu…

    Invited me..
    feel, felt and found me

    http://www.sandyonline.net
    or
    http://blog.sandyonline.net

  2. ariefhs Says:

    thanks atas comment-nya pak. wah aneh juga nih. perasaan saya belum ngasih tahu alamat situs saya lho ke pak sandy. bapak dapat info dari mana ya? atau mungkin saya yang lupa (kalo udah ngasih tahu sebelumnya) ? sekali lagi trims.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: