Artikel Komputer ke-12

Ada satu kebiasaan saya yang telah lenyap selama 2 bulan ini. Menulis artikel offline. Artikel dengan tema aplikasi komputer berformat PDF, yang ditampilkan dalam widget Box.net File Sharing di halaman depan untuk bisa diunduh oleh siapa saja yang membutuhkan. Artikel yang biasanya terinspirasi dari pengalaman pribadi saya selama menggunakan komputer sebagai alat bantu aktivitas keseharian.

Dan ternyata butuh perjuangan berat untuk bisa menekuni kembali kebiasaan yang telah lama hilang tersebut. Waktu jeda 2 bulan membuat saya tidak dapat menentukan tema apa yang harus diangkat ke dalam sebuah artikel.

Semua berlalu begitu saja, hingga suatu hari saya menemui suatu masalah. Komputer kerja di lab, yang biasanya saya pakai sehari-hari, selalu memunculkan pesan “Low disk space” di drive C. Saya pun lalu membuang Temporary Internet Files, mengosongkan Recycle Bin, menghapus entri Registry yang tidak diperlukan, membuang program-program yang sudah jarang dipakai, memeriksa dengan antivirus plus antispyware. Scandisk. Defrag. Namun ini belum sepenuhnya memecahkan masalah. Pesan tersebut masih (sesekali) muncul. Komputer semakin lelet saja.

Instalasi ulang Windows dari awal (Clean install) ? Terlalu riskan. Plus repot. Harus mengungsikan data-data penting terlebih dahulu. Melakukan instalasi kembali untuk semua program aplikasi. Oh, my goodness…😦

Saya coba memperhatikan drive lokasi instalasi Windows. Mencoba melihat file apa saja yang menyita sedemikian banyak ruang. Belum puas. Saya ingin melihat seluruh file. Termasuk yang beratribut Hidden dan/atau System.

Hey. Sebentar. Pagefile.sys berukuran 1,2 GB!!

Ternyata (salah satu) penyebabnya adalah …

Virtual Memory!

Ya. Tema itulah yang saya angkat untuk artikel komputer ke-12, “Pengaturan Virtual Memory di Windows XP”.

Proses penyuntingan artikel sedikit mengalami perubahan. Jika biasanya saya menyelesaikan naskah lewat MS Word lalu dikonversikan ke PDF lewat PDF Creator, kali ini saya mencoba aplikasi konversi PDF yang lain. PrimoPDF. Hasilnya kurang lebih sama. Keduanya mampu menghasilkan file PDF yang cukup berkualitas dan (yang lebih penting lagi) gratis🙂

Seperti biasa. Artikel tersebut bisa anda peroleh di widget Box.net File Sharing di halaman depan. Salam download🙂

Tag: , , ,

2 Tanggapan to “Artikel Komputer ke-12”

  1. dian Says:

    Kalo pake software emang lebih praktis pak..tapi, kita masih terbentur sama limitasi penggunaan..
    Beberapa kali saya convert dokumen dengan converter, kadang hasil yang didapatkan tidak seperti yang diinginkan (versi trial hanya bisa mengconvert beberapa lembar saja)..
    So,,alangkah lebih baiknya kalau memakai open office saja..selain gratis, aplikasi ini dapat langsung mengconvert dokumen menjadi pdf file…

    Hindari Pembajakan…Stop Penggunaan Software Ilegal..

  2. ariefhs Says:

    Kalau masalah lisensi sih, pilihannya cuma beli atau pakai saja yang Open Source. Idealnya begitu. Tapi masing-masing memang ada kendalanya, yang komersial, kaya dengan fitur tapi mahal alias tidak terjangkau. Sementara versi Open Source sebenarnya sudah mencukupi namun pengoperasiannya masih kurang familiar. Tampilannya juga masih cukup “asing”. Untuk membiasakannya masih perlu waktu.
    Saya sih realistis saja. Memang dari dulu kita terbiasa dengan produk2 komersial (tahu sendirilah, saya tidak ingin menyebut produsennya😉 ). Saat ini saya juga masih mengutak-atik Open Office (di salah satu artikel, saya menggunakannya untuk membuat tabel di WordPress). Jadi saat ini saya pakai jalan tengah saja. Jika memungkinkan pakai yang gratis (atau Open Source atau apalah namanya) tanpa perlu pembiasaan terlebih dahulu, it’s ok. Tapi jika tidak, ya nanti dulu.
    Nah kalau hasil keluaran dari PDF Converter kurang memuaskan terutama yang dihasilkan oleh aplikasi gratisan, memang itu benar adanya. Terutama jika kita menyisipkan grafis/gambar ke dalam dokumen. Tampilannya menjadi seperti “pecah” atau berkotak-kotak. Tetapi secara umum, sebenarnya sudah cukup layak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: